Kamis, 21 Februari 2013

Jenis-Jenis Kemiskinan


Kemiskinan adalah kondisi seseorang yang berada di bawah standar lingkungannya, sehingga kehidupannya tertinggal dari lingkungan sekitarnya. Kemiskinan dapat terbagi menjadi empat, yaitu:
1.      Kemiskinan ekonomik
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Keadaan alam yang
tidak subur serta tidak mempunyai potensi sumber alam yang lain juga memicu kemiskinan ekonomik ini. Contohnya:
a.       Orang-orang di Afrika yang kelaparan akibat minimnya makanan dan sumber daya alam.
b.      Gelandangan yang tidak memiliki rumah.
c.       Anak-anak jalanan yang tidak sekolah karena tidak memiliki biaya.
d.      Seorang penderita kanker kantong kemih yang dirawat di rumah akibat tidak memiliki biaya untuk berobat dan operasi di rumah sakit.

2.      Kemiskinan Geografikal
Kemiskinan geografikal adalah kemiskinan karena lokasi yang terisolasi. Masyarakat miskin karena lokasi pemukiman mereka terisolasi atau jauh dari daerah yang sudah berkembang. Contoh:
a.      Suku-suku di pedalaman Papua
Masih sangat banyak pemukiman suku-suku yang jauh dari pusat kota dan pusat-pusat pendistribusian barang. Untuk bepergian ke wilayah lain harus menempuh medan yang berat seperti hutan, bukit, dan sungai. Alat transportasi sangat minim, bahkan tidak tersedia, sehingga masyarakat harus bejalan kaki. Dengan demikian, proses perpindahan atau distribusi akan memakan waktu yang sangat lama. Salah satu komoditi yang didistribusikan adalah makanan, sehingga hal ini dapat menyebabkan mahalnya makanan di pedalaman.
b.      Orang-orang yang tinggal di pulau-pulau kecil seperti Pulau Alor kondisinya lebih miskin dari kota metropolitan seperti DKI Jakarta jika dilihat dari kacamata geografikal. Jakarta merupakan pusat negara, yaitu ibukota negara. Berbeda dengan Pulau Alor yang belum begitu berkembang dan jauh dari pusat kota.

3.      Kemiskinan fisikal
Kemiskinan fisikal adalah kurang mampunya seorang individu untuk beradaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Contohnya:
a.       Seorang mahasiswa yang langsung masuk angin setelah kehujanan.
b.      Pelajar yang pingsan saat upacara bendera.
c.       Penderita tuna rungu yang tidak dapat mendengar suara dari lingkungannya.


4.      Kemiskinan kekuasaan
Kemiskinan kekuasaan adalah ketidakmampuan penguasa untuk menjalankan kekuasaannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Contohnya:
a.       Menteri negara yang berasal dari suatu partai politik memiliki tujuan yang sama dengan partai politiknya. Dengan demikian, sering para menteri negara ini lebih mementingkan kepentingan partai politiknya dari pada amanah presiden yang diberikan kepadanya. Sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa kekuasaan presiden terkalahkan oleh dominasi partai politik.
b.      Pemerintah Indonesia tidak sepenuhnya berkuasa atas keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini terbukti dengan lepasnya berbagai pulau kecil di wilayah Indonesia, misalnya Sipadan dan Ligitan. Banyak sumber daya alam yang diekspor ke negara tetangga, misalnya pasir yang digunakan untuk menambah luas wilayah. Dengan demikian, teritorial Indonesia semakin terdesak.
c.       Kemiskinan kekuasaan orang Indonesia terhadap sumber daya alam yang dimiliki. Sumber daya alam di Indonesia banyak dikuasai orang asing, misalnya tambang emas yang dikelola Free Port, sebagian besar keuntungan masuk ke negara lain, hanya sedikit sekali keuntungan yang di dapatkan bangsa Indonesia, selain itu lingkungan alam Indonesia menjadi rusak dan berbahaya terhadap kelangsungan ekosistem.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KITĀB BAHJATU QULŪBIL ABRĀR, HADĪTS 11

🌍 BimbinganIslam.com Jum’at, 04 Sya’ban 1439 H / 20 April 2018  👤 Ustadz Riki Kaptamto Lc 📗 Kitab Bahjatu Qulūbul Abrār Wa Quratu ‘Uy...